Melbourne first impression

Assalamualaikum,

Ceritanya beberapa bulan yang lalu di grup "remaja tanggung" ada yang posting "coldplay yuk" wuihhhhhh langsung dong fans coldplay yang lain nyaut "ayokkk"..."melbourne apa sydney nih"... nah secara eke bukan fans garis keras coldplay jadi cuma scroll-scroll chat yang lain aja, sampai tetiba keluar chat "melbourne paketnya cuma 12.5jt isinya tiket pesawat, hostel 3malam, dan tiket coldplay" langsung lah si mimi yang kata orang tionghoa shio-nya ayam yang pas tanggal dan tahun lahir-nya masuk kategori ayam gabetah di kandang reply "ikuuuuuuttttttt" jadi lha kita mendadak Melbourne.


just arrived at Tullamarine airport, Melbourne
Aku dan teman-teman sampai tanggal 8 Desember pagi, dari bandara kita menuju hotel naik taksi SUV, taksi dari bandara menuju city tarif-nya 70AUD, btw kita upgrade kamar hostel menjadi hotel supaya lebih nyaman, Alhamdulillah hotel kita deket banget sama Etihad Stadium tempat konser Coldplay.

Oh iya aku gak ikutan nonton konser karena lebih kepingin explore kota Melbourne hahaha turis banget yah, iya turis...kan kalo masih kemana2 kalungan kamera pepotoan katanya turis ✌ jadi pas temen-temen yang lain nonton konser aku keliling-liling kota.

Mau tau eke dan remaja tanggung ngapain aja di Melbourne bisa lihat di instagram dengan hashtag #mimialysamelbourne2016 dan di website aku www.simplymii.com/blog .

Flinders Street Station

St. Paul Cathedral

Anyway, pertama kali nih ke Melbourne, cek ricek katanya summer, dan summer di Aussie katanya bisa sampai 40derajat celcius, packing dong baju-baju ala summer, nah pas mau berangkat temen yang tinggal di Melbourne bilang "disini cuacanya berubah-ubah kalian bawa jaket yah" eke mikirnya palingan kayak Jakarta kali yah sebentar panas sebentar hujan, yaudah eke bawa lha 1 jaket dan beberapa kaos heattech.

Bok yaaa....ternyata Melbourne cuacanya galau luar biasa, ngalahin perempuan pms kalo kata temen eke hahahah...jadi pas kita landing cuaca 17drajat dan hujan, sampai di hotel udah nggak hujan tapi angin kenceng, abis drop koper kita mau cari sarapan sekitar hotel tetiba terik matahari (tapi angin tetap dingin) selesai sarapan hujan lagi...gitu terus sampai malem dan sampai hari-hari berikutnya...bahkan pernah di suatu hari eke berdiri mau nyebrang jalan nengok kanan hujan, nengok kiri terik terang benderang...sungguh pengalaman baru banget, no wonder prakiraan cuaca mereka akurat banget dan update tiap jam, karena warga sana bergantung sama perkiraan cuaca, let say kita bisa merasakan 4 musim dalam 1 hari, suer gak lebay aku sampai beli sarung tangan winter saking dingin nya kalau jelang malam...heloooo katanya summer holiday nih.

Yang paling seneng dari Melbourne adalah kota yang tertata rapi, warganya yang ramah-ramah (ini penting terutama buat yang berhijab seperti aku) dan transportasi yang mudah banget, jadi kemana-mana kita naik Tram, tram ini macem MRT ontime nya jadi nyaman banget dan stop di tiap jalan dari pagi sampai tengah malam, untuk area interncity kita bisa naik Tram GRATIS...untuk zona luar city kita mesti beli mykey, aku belinya di seven eleven...harga mykey kartunya 10 AUD dan kita mesti isi lagi (bebas bisa isi berapa aja).




Dinner at Menya Ramen

Yarra River side


Ngapain aja di Melbourne selain nonton Coldplay?

Mostly kita keliling city, dan ke factory outlet *kekepdompet*  secara hotel kita di Spencer street, keluar hotel ke kanan ada Spencer Outlet, ke kiri ada DFO.

Ke Victoria Market buat cari sarapan dan oleh-oleh, ternyata VM ini semacam pasmod versi lebih bersih dan super lengkap, mamah2 seneng lah.

Pastinya ke Brighton beach dong, naik train dari flinders street station turun di Middle brighton station, jalan kaki dari station ke pantai ternyata amboiii jauhnya hahaha untungnya kita break buat lunch pas jalan ke pantai dan break buat ngopi pas jalan balik ke station.

Oh iya aku sempetin juga naik Melbourne Star, tiket melbourne star 36AUD, baguuus banget pemandangan nya.



view from Melbourne Star

Brighton beach bathing box

breakfast at Queen Victoria Market

Di Melbourne cuma 5hari ternyata nggak cukup buat liat semuanya, it is a very lovely city...bener banget kalo orang-orang bilang di Melbourne itu rasanya seperti di eropa, insyaAllah one day bisa balik lagi ke sini, Aamiin yaa Allah.